MI Bilingual Ma’arif Ketegan sukses menghadirkan suasana religius yang penuh kehangatan melalui kegiatan Pondok Ramadhan dan Ramadhan Faith Journey 1447 H mulai pada Rabu hingga Jum’at, 11-13 Maret 2026.
Dengan mengusung tema besar "Purified Hearts, Strengthened Faith", rangkaian acara ini dirancang untuk menyentuh seluruh lapisan siswa, mulai dari jenjang kelas bawah hingga kelas atas, dengan pendekatan yang edukatif dan kreatif.

Kegiatan diawali pada siang hari bagi siswa kelas kecil, di mana mereka berkumpul untuk mengikuti sesi literasi yang menyenangkan.
Melalui tayangan film edukasi. Para siswa diajak memahami makna puasa dengan cara yang ringan dan visual.
Keceriaan semakin memuncak saat memasuki sesi pembuatan kreasi mini hampers. Di sini, jari-jari kecil para siswa tampak terampil menyusun snack, memasang pita serut, dan menghias mangkok kertas.
Momen ini menjadi sangat berkesan karena hampers yang mereka buat dengan penuh kasih sayang tersebut nantinya akan saling ditukarkan antar teman, mengajarkan mereka indahnya berbagi sejak dini.

Sejalan dengan kegiatan di kelas kecil, para siswa kelas besar dari kelas 4 hingga 6 menjalani agenda yang lebih mendalam untuk memperkuat karakter spiritual mereka.
Selain ikut mengasah kreativitas melalui pembuatan mini parcel, mereka juga mengikuti sesi pembentukan karakter dan tadarus Al-Qur'an secara intensif di bawah bimbingan para ustadz dan ustadzah.
Suasana di aula madrasah terasa sangat khidmat saat para siswa duduk bersama menyimak tausiyah dan doa bersama, yang bertujuan untuk memantapkan pemahaman agama serta mempersiapkan mental mereka dalam menjalankan ibadah di bulan suci.

Menjelang matahari terbenam, seluruh keluarga besar MI Ma’arif Ketegan, baik guru maupun peserta didik, bersatu dalam momen buka puasa bersama yang penuh rasa kekeluargaan.
Setelah membatalkan puasa dengan ta'jil, rangkaian ibadah berlanjut dengan salat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah yang dilaksanakan dengan tertib di lingkungan sekolah.
Para siswa juga dibekali dengan buku "Ramadhan Journey" sebagai jurnal pribadi untuk mencatat setiap progres ibadah mereka.

Kepala Madrasah, Umi Salamah, M.Pd.I., M.M., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman iman dan empati sosial yang tinggi.
Melalui perpaduan antara literasi, kreativitas tangan, dan ibadah berjamaah. Pondok Ramadhan tahun ini diharapkan mampu meninggalkan kesan mendalam di hati para siswa sehingga mereka lebih bersemangat dalam menyempurnakan ibadah hingga hari kemenangan tiba.
Penulis: Suroiya Hamida Hanum
