Call us Now
  • +62 82245011531

MI Bilingual Ma’arif Ketegan Tingkatkan Kapasitas Guru Lewat Pelatihan “Guru Super Efektif di Era 5.0 Berbasis Deep Learning”

Sidoarjo – MI Bilingual Ma’arif Ketegan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam penguatan kapasitas guru. Salah satu upaya nyata adalah dengan menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Guru Super Efektif di Era 5.0 Berbasis Deep Learning”, yang digelar oleh Pimpinan Cabang Persatuan Guru NU (Pergunu) kabupaten Sidoarjo. Pelatihan ini dilaksanakan pada Sabtu, 31 Mei 2025, bertempat di Kampus Kemandirian Sekolah Insan Cendekia Boarding School, Sarirogo, Sidoarjo.

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.30 WIB dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Drs. Mufi Imron Rosyadi, M.E.I, ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, K.H. Zainal Abidin, serta Ketua PC Pergunu Sidoarjo, Ahmad Anwar, S.Pd., M.M., M.Pd., beserta jajaran pengurus PC Pergunu Sidoarjo. Kehadiran  tokoh-tokoh ini menambah semangat para peserta pelatihan yang didominasi oleh para guru dari berbagai satuan pendidikan di bawah naungan Ma’arif NU.

WhatsApp Image 2025-09-19 at 13.21.13

Pelatihan ini dikemas secara menarik dan aplikatif dengan menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidang pendidikan modern, yaitu: Hj. Umi Salamah, M.Pd.I., M.M., selaku sekretaris PC Pergunu Sidoarjo, Dr. Margono, M.Pd. selaku direktur Sekolah Insan Cendekia Mandiri, serta Dr. Syaifuddin Noer, M.Pd., LCPC, CBS selaku education coach dan wakil direktur sekolah Insan Cendekia Mandiri Boarding School. 

Ketiga narasumber menyampaikan materi secara inspiratif dan interaktif, membahas bagaimana guru di era 5.0 perlu bertransformasi dalam pendekatan pengajaran melalui teknologi berbasis deep learning, inovasi pembelajaran digital, serta penguatan karakter siswa yang relevan dengan tantangan zaman.

Materi pelatihan disampaikan secara inspiratif dan aplikatif, menekankan pentingnya deep learning atau pembelajaran mendalam dalam menciptakan proses belajar yang bukan hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada pemahaman, refleksi, dan pemaknaan yang utuh. Guru ditantang untuk membangun pembelajaran yang mendorong daya pikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan komunikatif—kompetensi kunci di Era 5.0.

Era 5.0 bukan hanya berbicara tentang integrasi teknologi, tetapi juga penekanan pada kemanusiaan yang berbasis teknologi cerdas. Oleh karena itu, guru tidak cukup hanya menguasai media digital, namun juga perlu memiliki strategi untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Dalam konteks menuju Generasi Emas 2045, guru memiliki peran sentral sebagai arsitek peradaban masa depan. Melalui pelatihan ini, diharapkan para pendidik mampu mendesain pembelajaran yang tidak hanya mencerdaskan secara kognitif, tetapi juga membentuk pribadi siswa yang unggul secara spiritual, emosional, dan sosial.

Kepala MI Bilingual Ma’arif Ketegan, Hj. Umi Salamah, M.Pd.I., M.M., menegaskan bahwa pada  pelatihan ini kami mengirim sejumlah 33 guru untuk mengikuti pelajaran super teacher 5.0 ini. Hal ini merupakan langkah strategis kami dalam menyiapkan ekosistem pendidikan yang progresif dan humanis. “Kita tidak bisa hanya mendidik untuk hari ini, kita sedang menyiapkan pemimpin masa depan. Maka guru harus menjadi agen perubahan, tidak hanya pengajar, tetapi juga pembelajar sepanjang hayat,” ujarnya.

WhatsApp Image 2025-09-19 at 13.17.13

Ia juga menambahkam bahwa ini adalah langkah nyata kami dalam mencetak guru-guru yang adaptif, kreatif, dan visioner, serta mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar-mengajar secara efektif. Diharapkan, kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi guru-guru di lingkungan Ma’arif NU untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi garda terdepan dalam menciptakan generasi unggul di masa depan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, pelatihan ini menjadi momentum penting dalam penguatan peran guru Ma’arif NU sebagai ujung tombak pendidikan berkarakter dan berbasis teknologi di era transformasi digital.

Penulis: Suroiya Hamida Hanum 

Bagikan

latest news