Pada hari Jumat, 6 Maret 2026, suasana di sekitar MI Ma’arif Ketegan tampak berbeda dari biasanya. Siswa-siswi kelas 6 dari unit Bilingual Islamic School tersebut tidak hanya belajar di dalam kelas, melainkan turun langsung ke lingkungan sekitar madrasah untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial bertajuk “Social Service Activity”. Didampingi oleh wali kelas dan guru mata pelajaran yang bertugas, para siswa menyapa warga dengan penuh kehangatan dan kesantunan.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari upaya madrasah dalam menanamkan karakter empati dan jiwa penolong kepada para santri sejak dini. Sebanyak 60 paket sembako telah disiapkan dengan teliti untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Setiap paket tersebut berisi kebutuhan pokok harian seperti beras, gula, minyak goreng, mie instan, kecap, hingga sabun cuci piring. Bantuan ini secara khusus menyasar kelompok fakir, miskin, dan kaum dhuafa yang tinggal di lingkungan sekitar sekolah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh tetangga terdekat madrasah.

Momen haru sekaligus membanggakan terlihat saat para siswa, dengan seragam Pramuka dan seragam sekolahnya, memberikan tas bantuan satu per satu kepada warga. Dalam interaksi tersebut, para siswa tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menunjukkan adab yang luar biasa, mulai dari tutur kata yang lembut hingga tradisi mencium tangan orang tua yang mereka temui. Hal ini mencerminkan bahwa pendidikan di MI Ma’arif Ketegan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan akhlakul karimah.
Pihak sekolah, yang mengkoordinasikan detail bantuan, memastikan bahwa penyaluran ini tepat sasaran bagi warga di wilayah Ketegan. Melalui aksi nyata ini, diharapkan para siswa kelas 6 mendapatkan pelajaran berharga tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama, yang nantinya akan menjadi bekal karakter positif saat mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan ini ditutup dengan rasa syukur dan doa bersama, menandai suksesnya agenda sosial tahunan tersebut.
Penulis: Suroiya Hamida Hanum
